Selasa, 07 Agustus 2012

BECAUSE I LOVE YOU


b jh.jpgkyuhyun.jpgBECAUSE I LOVE YOU
Author     : lestaridahnasution
Gender     : sad and romance
Cast         :  kwon yuri
                  Cho kyuhyun
                Jessica jung (sahabat yuri )
                Hyun A
                Lee donghae (sahabat yuri, pacar sica)
Other cast        : kwon leeteuk (ayah yuri )
                 cho shindong (ayah kyuhyun )
                kim hyoyeon (eomma yuri )
choi sooyoung (eomma kyuhyun )

PART IV
“Happy reading”
Hening beberapa saat……….
“Ngapain elo kesini?” Tanya kyu
“Gue hanya heran kenapa elo keluar sekolah hari ini dan mastiin elo engga pa-pa.” ucap yuri
“Engga usah sok peduli, gue engga pa-pa, mending elo pulang aja” kata kyuhyun ketus
“gue emang peduli, emang kenapa” ucap yuri
“gue engga butuh  belas kasihan elo” kata kyu
“Kenapa elo mesti sedingin ini sama gue kyu, kenapa elo engga pernah ngerti perasaan gue.” Ucap yuri sambil menitikkan air matanya kyuhyun hanya tertegun melihat yuri hampir menangis.
“Elo kenapa yuL, kenapa elo menangis?” Tanya kyuhyun tak tega melihat yuri menangis
“Saranghae kyu, jeongmal saranghae, mianhae karena sudah lancang mencintaimu tapi aku engga kuat lagi menahan rasa ini, semakin hari aku merasa semakin gila menahannya.” Timpal yuri
“Tapi kau tak mengerti diriku?” ucap kyuhyun
“Aku mengerti oppa, dan aku tidak peduli dengan apa yang sudah terjadi padamu, asal aku bisa bersamamu aku akan menghadapi semuanya, meskipun itu harus mengorbankan nyawaku.”jelas yuri
“Kenapa yul kenapa kau mencintai pria seperti diriku, kenapa aku harus menyia-nyiakan cewek secantik dan sebaik kamu hanya untuk mencintai pria tak berguna sepertiku.” Kata kyu
“Oppa berhenti menyebut dirimu tak berguna, bagiku kau lebih berarti di bandingkan nyawaku.” Ucap yuri setengah berteriak melihat kyuhyun terpuruk
“Tapi yuL, aku takut, aku takut membahayakan dirimu. Aku engga sanggup lagi  jika harus kehilangan orang yang berarti bagiku, makanya aku engga mau dekat-dekat denganmu, aku takut kau mengetahui isi hatiku. Aku lebih baik menyimpan rasa ini daripada harus kehilangan yuL..” ucap kyuhyun
“Oppa, apa kau tahu seberapa sakit hatiku selama ini menyimpan rasa yang ku alami ini, dan sekarang setelah tahu cintaku tak bertepuk sebelah tangan, apa kau pikir aku akan melepaskannya lagi, engga oppa. Aku engga sanggup lagi untuk merasakan sakit ini, aku engga peduli  apa yang akan terjadi kepada ku, aku engga mau kehilanganmu oppa.” Ucap yuri terbata
“apa kau juga mencintaiku oppa, jawab aku untuk meyakinkan diriku” Tanya yuri
Kyuhyun langsung memeluk tubuh yuri, mendekapnya erat-erat seakan tak ingin melepas gadis itu, yuri sangat bahagia saat berada dalam dekapan kyuhyun orang yang selama ini dicintainya secara diam-diam.
Waktu terasa berlalu begitu cepat bagi orang yang sedang dimabuk cinta. Hingga tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul  16:00…
“Oppa sudah jam berapa sekarang?” Tanya yuri
“16:00, wae changi?” Tanya balik kyuhyun
“Hahh,, secepat itukah..” gerutu yuri
“waeyo changi_aa?” Tanya kyuhyun tambah heran
“Oppa, apa kau engga tahu aku harus pulang ke rumah..” jawab yuri
“OHh iya ya..mianhae changi, aku hampir lupa saking menikmati suasana menyenangkan ini.” Ucap kyuhyun sambil tertawa kecil
“Kan masih ada hari esok oppa” kata yuri sambil beranjak dari sofa tempat mereka duduk..
“Ne…ne.. bentar iya changi  aku ambil kunci dulu di kamar” kata kyuhyun sambil berlalu ke kamarnya
Setelah mengambil kunci motornya, yuri menaiki motor itu, motor yang pernah membuatnya sakit hati, gara-gara tidak di tawari boncengan oleh kyuhyun, tapi sekarang rasa itu sudah berubah menjadi kebahagian yang bagi yuri takkan ternilai harganya..sesampainya di depan rumah yuri.
Saat tiba di halaman samping rumah yuri.
“Changi,  aku balik dulu iya”Kata kyuhyuun
“Ne oppa,  berjanjilah akan berhati-hati untukku.” Ucap yuri
“Pasti changi, aku akan selalu berhati-hati untukmu” jawab kyuhyun
“Sampai jumpa besok changi, aku jemput besok pagi.. okey”  kata yuri
“iya oppa” jawab kyu
Setelah kyuhyun berlalu yuri  masuk ke dalam rumahnya sambil dengan wajah yang cemerlang seakan menunjukkan kebahagian.
Melihat eomma dan appanya di ruang tv belum sempat mengganti baju di langsung melempar  tasnya ke atas meja sembari duduk di antara eomma dan appanya.
“Kamu kenapa sayang, kok kelihatannya bahagia sekali.” Tanya hyoyeon
“ada deh eomma  pokoknya hari ini merupakan hari yang menyenangkan”   jawab yuri
“Kamu kemana saja hari ini” ucap leeteuk
“aku hanya kerumah teman kok ppa” jawab yuri
“cewek apa cowok” selidik appa leeteuk
“emang kenapa appa?” Tanya yuri heran
“kamu engga usah terlalu sering main-main sama teman-teman mu yang cowok” larang leeteuk
“Tapi kenapa appa” takut kalau appanya akan melarang hubungannya dengan kyuhyun
“Nanti kalau sudah tamat SMA appa akan mengenalkan kamu sama anak teman appa” timpal leeteuk
Deghh … hati yuri kembali terasa perih saat mendengar perkataan appanya,dia  kembali dilimuti rasa ketakutan akan kehilangan kyuhyun lagi, dia sudah bersusah payah mendapatkan cinta lelaki itu, kini dia harus di hadapkan dengan kenyataan kalau orang tuanya yang menentang hubungan mereka, hal yang tak pernah terpikirkan olehnya.
“Tapi kan appa aku sudah dewasa, bukan anak kecil lagi, aku bisa menentukan cara hidupku sendiri, yuri engga suka di atur-atur.” Kata yuri
“Ya sudah sayang,  kamu mandi dulu sana abis itu makan, iya” kata eommanya
Yuri berlalu tanpa menjawab perkataan eommanya, dia langsung menghempaskan tubuhnya di tempat tidur sambil menangis. Dia kembali merasa sedih, lalu dia mengambil ponselnya untuk menelpon kyuhyun.
SNSD_Banana_2BMilk_2BCF_5.jpg“Hallo” ucap suara kyuhyun di seberang  sana
“oppa ……” kata yuri dengan suara yang cukup terisak akibat menangis
“waeyo changi, apa yang terjadi denganmu” Tanya kyuhyun
“Anii oppa, aku hanya kangen padamu” jawab yuri
“Tapi kenapa suaramu seperti habis menangis” Tanya kyuhyun lagi
“sudah dulu ya oppa, aku ingin istirahat dulu.” Katanya
“changi  kamu kenapa jangan membuatku takut seperti ini, aku benar-benar  tidak bisa tenang jika seperti ini.” Tanya kyuhyun………………to be continue

Tidak ada komentar:

Posting Komentar