(Part III)
Hai chingu masih ingat sama ff
ku yang ini enggak, mudah-mudahan ajha masih iya. Oea chingu jangan lupa
komentnya ia.
Author : Lestaridahnasution
Gender : Romance n broken
Cast : Kyuhyun (cho kyuhyun)

Yuri ( Kwon Yuri )

Jessica

Sunny ( adek kyuhyun)

Yoona ( kakak kyuhyun)
Tiffany

Seohyun ( sahabat yuri)

ºHappy reading˚
@kantin
Tiga orang sahabat itu sedang asiyk
menyantap makanan yang telah tersedia di meja mereka sambil ngobrol dan
tertawa-tawa, sampai tiba-tiba muncul dari ujung pintu kantin dua orang insan
yang tak laen adalah kyuhyun dan seorang cewek cantik yang bernama tiffany yang
sejak sama-sama duduk di bangku SMU, tiffany sudah menaruh hati pada pada kyuhyun
dan berharap cowok itu akan bias menjadi kekasihnya. Namun karena selama ini kyuhyuntidak
juga menunjukan tanda-tanda kalau cowok itu akan mau menerima cintnaya dan mau
menjadikan dia sbagai kekasihnya, membuat tiffany hanya bias memendam rasa
cintanya pada cowok itu. Dia akan berusaha menunggu, sampai kyuhyun
mengutarakan isi hatinya dan mau menerima cintanya. Karena itulah, semenjak
kelas satu, tiffany senantiasa berusaha dekat dan baik pada kyuhyun..
Hamper semua mata yang ada di
kantin tertuju pada arah pintu, ketika kyuhyun dan tiffany sampai. Dan hmpir
semua mata, memandang kagum pada keduanya. Yang cowok tampan, yang ceweknya
cantik. Sungguh keduanya merupakan pasangan serasi. dan memang selama ini,
banyak yang menilai kyuhyun dan tiffany merupakan pasangan yang serasi. hanya
saja entah kenapa belum ada tanda-tanda kalau keduanya akan resmi menjalin
hubungan cinta. Meskipun keduanya sering terlihat bersama semenjak keduanya
masih sama-sama duduk di bangku kelas satu.
Melihat semua mata yang ada du
kantin memandang kepada mereka, tiffany pun semakin merapatkan tubuhnya ke
tubuh kyuhyun. Dia pun kemudian bersikap lebih mesra pada kyuhyun, sehinnga
membuat semua yang memandangnya bertambah iri.
Dari sekian puluh orang yang ada di
kantin, hanya seorang cewek saja yang tampaknya tidak terpengaruh oleh
pemandangan mesra antara kyuhyun dan tiffany. Mungkin karena dia tidak tahu,
karena memang duduknya membelakangi pintu, cewek itu pun seketika penasaran
ingin tahu, apa yang sedang dilihat oleh kedua temannya dan juga yang lain.
Perlahan cewek cantik itu menggerakkan kepalanya, menengok mke belakang untuk
melihat. Dan ………
Tertegun yuri, ketika dia melihat kyuhyun
bergandengan mesra dengan tiffany. Hatinya entah kenapa merasa sangat sakit
yang membuat keinginanya untuk berdamai dengan cowok itu seketika.musnah
berganti dengan rasa kecewa dan kebencian yang begitu mendalam.
Bersamaan
dengan itu, pandangan mata kyuhyun pun tertuju kea rah yuri. Cowok itupun
tertegun, begitu matanya Beradu pandangan dengan mata yuri yang memancarkan
perasaan kecewa, sekaligus cemburu, yang kemudian menampakkan kebencian yang
begitu mendalam.
Kyuhyun
melihat kecemburuan itu, Karena mesti wajah Yuri menggambarkan ketidak sukaan,
di mata cewek cantik itu tergambar kekecewaan dan kecemburuan yang begitu
dalam. Bahkan saking dalamnya rasa kecewa dan cemburu cewek itu, sampai-sampai
mata yuri tampak berkaca-kaca. Kemudian dengan mata berkaca-kaca yang seakan
berusaha membendung gejolak perasaan hati yang sebenarnya, yuri melengoskan
kembali pandang-annya ke arah semula. Bahkan, sebelum semua orang mengerti akan
apa yang terjadi, yuri tiba-tiba beranjak bangun dari duduknya. Lalu bergegas
meninggalkan tempatnyaduduk. Dan tanpa bicara apapun, sambil melewati kyuhyun
dan tiffany yang masih berdiri di depan pintu masuk, yuri bergegas pergi
meninggalkan kantin.
Melihat
temannya pergi, seohyun dan tiffany pun ikut beranjak bangun dari tempat
duduknya. Kemudian dengan wajah menggambarkan ketidak mengertian akan sikap yuri,
seohyun dan tiffany pun beranjak meninggalkan kantin.
“Hai
semua…!” sapa tiffany sembari tersenyum manis.
“Hai
…!”balas sebagian besar anak-anak yang ada di kantin.
Tiffany
kemudian mengajak kyuhyun menuju ke sebuah meja yang masih kosong. Lalu dia dan
kyuhyun pun duduk di kursi yang saling berhadapan.
“Kyuhyun…”
“ya?”
“Cewek
tadi yang mendadak pergi dari sini begitu melihat kita masuk, apakah anak baru
itu…?” Tanya tiffany.
“mungkin…
karena baru hari ini gue ngelihat dia di sekolah kita.”
“kenapa dengan dia? Kenapa dia tiba-tiba pergi
begitu saja meninggalkan kntin begitu melihat kita masuk?”
“mana gue
tahu…”
“Bener
elo nggak tahu kenapa dia tiba-tiba pergi ninggalin kantin?”
“iya…”
“Aneh…”
Kyuhyun
tak menyahuti.
“Eh, elo
mau pesan apa?” Tanya tiffany.
“Teh
manis aja.”
“kok Cuma
teh manis?”
“gue kan sudah sarapan tadi
di rumah.”
“bener
enggak ingin yang lain?”
“ya.”
Tiffany
pun memanggil pelayan kantin, kemudian dia memesan minuman berupa dua gelas teh
manis hangat dan makanan kecil. Lalu setelah pesanannya di catat oleh pelayan
kantin, tiffany pun mengajak kyuhyun ngobrol dengan sesekali di selingi canda
tawa yang semakin membuat yang lainnya kian bertambah iri melihatnya.
Sementara
itu, di ruang kelas, yuri tampak terduduk dengan wajah merengut kesal. Hatinya
yang dibakar api cemburu melihat kemesraan yang ditunjukkan oleh jessica dan kyuhyun,
membuatnya yang semula bermaksud mengajak baikan dengan kyuhyun, akhirnya
berubah. Dia jadi kesal dan benci pada kyuhyun. Dia juga kecewa pada kenyataan
yang ada, dimana dia bertemu dengan cowok itu bukan dalam keadaan baik, tetapi
malah ribut.
Dari arah
luar, seohyun dan tiffany masuk. Masih dengan menunjukan wajah
ketidakmengertian akan sikap yang baru saja di tunjukan oleh yuri saat di
kantin, keduanya menghampiri teman baru mereka.
“Elo
kenapa, yuri ?” Tanya seohyun
“Iya.
Kenapa tiba-tiba ninggalin kantin?” timpal tiffany
Yuri tak
menyahut
“Elo
cemburu ya ngelihat kemesraan antara kyuhyun ama sica?” terka seohyun.
“Siapa
yang cemburu?!” sungut yuri.
“Ala, yuri…udah deh elo
enggak usah ngebohngin diri sendiri, apalagi ngebohongin kita,” kata tiffany.
“dari sinar mata elo, kita bahkan mungkin teman-teman di kantin tahu kalau elo
cemburu. Tapi elo enggak usah khawatir…”
“Maksud elo?”
“Maksud elo?”
“Kyuhyun
ama sica emang dari semenjak kelas satu, kedunya sudah akrab. namun sejauh ini,
sepengetahuan kita semua, antara kyuhyun ama sica itu enggak ada hubungan
istimewa…”
“Masak sih?”
“Jeee…tahuan mana sih elo yang anak baru disini ama kita yang emang udah dari kelas satu bersama mereka?” kata tiffany
“Bener, yuri. Meski hampir semua orang menilai kalau antara kyuhyun dan jessica merupakan pasangan yang serasi, namun di antara keduanya sampai sejauh ini enggak ada hubungan istimewa. Sampai kini, sampai detik ini, kyuhyun hanya menganggap jessica sebagai sahabat. Tetapi entah nanti, kita enggak tahu. Namun menurut pe nilaian kita sih, kalau bener elo suka ama kyuhyun, masih terbuka lebar kesempatan bagi elo untuk bias ngedapetin kyuhyun,” tutur seohyun.
“Masak sih?”
“Jeee…tahuan mana sih elo yang anak baru disini ama kita yang emang udah dari kelas satu bersama mereka?” kata tiffany
“Bener, yuri. Meski hampir semua orang menilai kalau antara kyuhyun dan jessica merupakan pasangan yang serasi, namun di antara keduanya sampai sejauh ini enggak ada hubungan istimewa. Sampai kini, sampai detik ini, kyuhyun hanya menganggap jessica sebagai sahabat. Tetapi entah nanti, kita enggak tahu. Namun menurut pe nilaian kita sih, kalau bener elo suka ama kyuhyun, masih terbuka lebar kesempatan bagi elo untuk bias ngedapetin kyuhyun,” tutur seohyun.
“Iya, yuri.
Sebab menurut penilaian kita, dibandingkan sica yang agak tomboy, elo lebih yuri
serta lebih menarik. Dan menurut penilaian kita, elo jauh lebih pantas dan
lebih serasih berdampungan ama kyuhyun ketimbang sica….”
“Tapi,
dengan apa yang telah gue perbuat terhadap dia, apa kyuhyun akan mau memaafkan
sikap gue? Gue khawatir kyuhyun enggak mau maafin gue, apalagi menerima gue,”
tutur yuri dengan wajah murung dan sedih jika ingat dengan apa yang terjadi
anatara dia dengan kyuhyun. “ Hal kedua, temtulah kyuhyun akan lebih memilih sica
yang selama ini senantiasa baik terhadap dia, ketimbang gue yang baru ketemu
aja udah ribut dengannya…”
“Elo jangan pesimis gitu dong…”
“Elo jangan pesimis gitu dong…”
“Iya, yuri.
Elo jangan pesimistis gitu. Kan
ada kita yang siap ngedukung apapun yang
elo inginkan. Tenang saja. Percaya deh ama kita. Serahin aja semuanya ama kita,
nanti biar kita yang ngurus…”
Gimana changi puas enggak dengan
part IV nya jangan lupa koment iya, dan tunggu part-part selanjutnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar