Rabu, 16 Mei 2012

my heart with you part III


(Part III)

Hai chingu masih ingat sama ff ku yang ini enggak, mudah-mudahan ajha masih iya. Oea chingu jangan lupa komentnya ia.

Author              : Lestaridahnasution
Gender             : Romance n broken
Cast                 : Kyuhyun (cho kyuhyun)
                                               
                          Yuri ( Kwon Yuri )
 
                        Jessica
                                           

                          Sunny ( adek kyuhyun)
                          Yoona ( kakak kyuhyun)
                                                                         
           

                          Tiffany          
                                              
                         Seohyun ( sahabat yuri)
                                              

                       




ºHappy reading˚

@kantin
Tiga orang sahabat itu sedang asiyk menyantap makanan yang telah tersedia di meja mereka sambil ngobrol dan tertawa-tawa, sampai tiba-tiba muncul dari ujung pintu kantin dua orang insan yang tak laen adalah kyuhyun dan seorang cewek cantik yang bernama tiffany yang sejak sama-sama duduk di bangku SMU, tiffany sudah menaruh hati pada pada kyuhyun dan berharap cowok itu akan bias menjadi kekasihnya. Namun karena selama ini kyuhyuntidak juga menunjukan tanda-tanda kalau cowok itu akan mau menerima cintnaya dan mau menjadikan dia sbagai kekasihnya, membuat tiffany hanya bias memendam rasa cintanya pada cowok itu. Dia akan berusaha menunggu, sampai kyuhyun mengutarakan isi hatinya dan mau menerima cintanya. Karena itulah, semenjak kelas satu, tiffany senantiasa berusaha dekat dan baik pada kyuhyun..
Hamper semua mata yang ada di kantin tertuju pada arah pintu, ketika kyuhyun dan tiffany sampai. Dan hmpir semua mata, memandang kagum pada keduanya. Yang cowok tampan, yang ceweknya cantik. Sungguh keduanya merupakan pasangan serasi. dan memang selama ini, banyak yang menilai kyuhyun dan tiffany merupakan pasangan yang serasi. hanya saja entah kenapa belum ada tanda-tanda kalau keduanya akan resmi menjalin hubungan cinta. Meskipun keduanya sering terlihat bersama semenjak keduanya masih sama-sama duduk di bangku kelas satu.
Melihat semua mata yang ada du kantin memandang kepada mereka, tiffany pun semakin merapatkan tubuhnya ke tubuh kyuhyun. Dia pun kemudian bersikap lebih mesra pada kyuhyun, sehinnga membuat semua yang memandangnya bertambah iri.
Dari sekian puluh orang yang ada di kantin, hanya seorang cewek saja yang tampaknya tidak terpengaruh oleh pemandangan mesra antara kyuhyun dan tiffany. Mungkin karena dia tidak tahu, karena memang duduknya membelakangi pintu, cewek itu pun seketika penasaran ingin tahu, apa yang sedang dilihat oleh kedua temannya dan juga yang lain. Perlahan cewek cantik itu menggerakkan kepalanya, menengok mke belakang untuk melihat. Dan ………
Tertegun yuri, ketika dia melihat kyuhyun bergandengan mesra dengan tiffany. Hatinya entah kenapa merasa sangat sakit yang membuat keinginanya untuk berdamai dengan cowok itu seketika.musnah berganti dengan rasa kecewa dan kebencian yang begitu mendalam.
Bersamaan dengan itu, pandangan mata kyuhyun pun tertuju kea rah yuri. Cowok itupun tertegun, begitu matanya Beradu pandangan dengan mata yuri yang memancarkan perasaan kecewa, sekaligus cemburu, yang kemudian menampakkan kebencian yang begitu mendalam.
Kyuhyun melihat kecemburuan itu, Karena mesti wajah Yuri menggambarkan ketidak sukaan, di mata cewek cantik itu tergambar kekecewaan dan kecemburuan yang begitu dalam. Bahkan saking dalamnya rasa kecewa dan cemburu cewek itu, sampai-sampai mata yuri tampak berkaca-kaca. Kemudian dengan mata berkaca-kaca yang seakan berusaha membendung gejolak perasaan hati yang sebenarnya, yuri melengoskan kembali pandang-annya ke arah semula. Bahkan, sebelum semua orang mengerti akan apa yang terjadi, yuri tiba-tiba beranjak bangun dari duduknya. Lalu bergegas meninggalkan tempatnyaduduk. Dan tanpa bicara apapun, sambil melewati kyuhyun dan tiffany yang masih berdiri di depan pintu masuk, yuri bergegas pergi meninggalkan kantin.
Melihat temannya pergi, seohyun dan tiffany pun ikut beranjak bangun dari tempat duduknya. Kemudian dengan wajah menggambarkan ketidak mengertian akan sikap yuri, seohyun dan tiffany pun beranjak meninggalkan kantin.
“Hai semua…!” sapa tiffany sembari tersenyum manis.
“Hai …!”balas sebagian besar anak-anak yang ada di kantin.
Tiffany kemudian mengajak kyuhyun menuju ke sebuah meja yang masih kosong. Lalu dia dan kyuhyun pun duduk di kursi yang saling berhadapan.
“Kyuhyun…”
“ya?”
“Cewek tadi yang mendadak pergi dari sini begitu melihat kita masuk, apakah anak baru itu…?” Tanya tiffany.
“mungkin… karena baru hari ini gue ngelihat dia di sekolah kita.”
 “kenapa dengan dia? Kenapa dia tiba-tiba pergi begitu saja meninggalkan kntin begitu melihat kita masuk?”
“mana gue tahu…”
“Bener elo nggak tahu kenapa dia tiba-tiba pergi ninggalin kantin?”
“iya…”
“Aneh…”
Kyuhyun tak menyahuti.
“Eh, elo mau pesan apa?” Tanya tiffany.
“Teh manis aja.”
“kok Cuma teh manis?”
“gue kan sudah sarapan tadi di rumah.”
“bener enggak ingin yang lain?”
 “ya.”
Tiffany pun memanggil pelayan kantin, kemudian dia memesan minuman berupa dua gelas teh manis hangat dan makanan kecil. Lalu setelah pesanannya di catat oleh pelayan kantin, tiffany pun mengajak kyuhyun ngobrol dengan sesekali di selingi canda tawa yang semakin membuat yang lainnya kian bertambah iri melihatnya.
Sementara itu, di ruang kelas, yuri tampak terduduk dengan wajah merengut kesal. Hatinya yang dibakar api cemburu melihat kemesraan yang ditunjukkan oleh jessica dan kyuhyun, membuatnya yang semula bermaksud mengajak baikan dengan kyuhyun, akhirnya berubah. Dia jadi kesal dan benci pada kyuhyun. Dia juga kecewa pada kenyataan yang ada, dimana dia bertemu dengan cowok itu bukan dalam keadaan baik, tetapi malah ribut.
Dari arah luar, seohyun dan tiffany masuk. Masih dengan menunjukan wajah ketidakmengertian akan sikap yang baru saja di tunjukan oleh yuri saat di kantin, keduanya menghampiri teman baru mereka.
“Elo kenapa, yuri ?” Tanya seohyun
“Iya. Kenapa tiba-tiba ninggalin kantin?” timpal tiffany
Yuri tak menyahut
“Elo cemburu ya ngelihat kemesraan antara kyuhyun ama sica?” terka seohyun.
“Siapa yang cemburu?!” sungut yuri.
“Ala, yuri…udah deh elo enggak usah ngebohngin diri sendiri, apalagi ngebohongin kita,” kata tiffany. “dari sinar mata elo, kita bahkan mungkin teman-teman di kantin tahu kalau elo cemburu. Tapi elo enggak usah khawatir…”
“Maksud elo?”
“Kyuhyun ama sica emang dari semenjak kelas satu, kedunya sudah akrab. namun sejauh ini, sepengetahuan kita semua, antara kyuhyun ama sica itu enggak ada hubungan istimewa…”
“Masak sih?”
“Jeee…tahuan mana sih elo yang anak baru disini ama kita yang emang udah dari kelas satu bersama mereka?” kata tiffany
“Bener, yuri. Meski hampir semua orang menilai kalau antara kyuhyun dan jessica merupakan pasangan yang serasi, namun di antara keduanya sampai sejauh ini enggak ada hubungan istimewa. Sampai kini, sampai detik ini, kyuhyun hanya menganggap jessica sebagai sahabat. Tetapi entah nanti, kita enggak tahu. Namun menurut pe nilaian kita sih, kalau bener elo suka ama kyuhyun, masih terbuka lebar kesempatan bagi elo untuk bias ngedapetin kyuhyun,” tutur seohyun.
“Iya, yuri. Sebab menurut penilaian kita, dibandingkan sica yang agak tomboy, elo lebih yuri serta lebih menarik. Dan menurut penilaian kita, elo jauh lebih pantas dan lebih serasih berdampungan ama kyuhyun ketimbang sica….”
“Tapi, dengan apa yang telah gue perbuat terhadap dia, apa kyuhyun akan mau memaafkan sikap gue? Gue khawatir kyuhyun enggak mau maafin gue, apalagi menerima gue,” tutur yuri dengan wajah murung dan sedih jika ingat dengan apa yang terjadi anatara dia dengan kyuhyun. “ Hal kedua, temtulah kyuhyun akan lebih memilih sica yang selama ini senantiasa baik terhadap dia, ketimbang gue yang baru ketemu aja udah ribut dengannya…”
“Elo jangan pesimis gitu dong…”
“Iya, yuri. Elo jangan pesimistis gitu. Kan ada kita yang siap ngedukung apapun  yang elo inginkan. Tenang saja. Percaya deh ama kita. Serahin aja semuanya ama kita, nanti biar kita yang ngurus…”

Gimana changi puas enggak dengan part IV nya jangan lupa koment iya, dan tunggu part-part selanjutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar