Rabu, 16 Mei 2012

my heart with you part V


(Part IV)

Hai chingu masih ingat sama ff ku yang ini enggak, mudah-mudahan ajha masih iya. Oea chingu jangan lupa komentnya ia.
Author              : Lestaridahnasution
Gender             : Romance n broken
Cast                 : Kyuhyun (cho kyuhyun)
                                               
                          Yuri ( Kwon Yuri )
 
                        Jessica
                                           

                          Sunny ( adek kyuhyun)
                          Yoona ( kakak kyuhyun)
                                                                         
           

                          Tiffany          
                                              
                         Seohyun ( sahabat yuri)
                                              

                       




ºHappy reading˚

Yuri tak menyahut. Hatinya masih diliputi kebimbangan dan keraguan. Apa mungkin kyuhyun akan mau memaafakan dirinya dan kemudian menerimanya menjadi teman dekat sebagaimana dengan jessica yang selama ini sudah menunjukkan sikap baiknya.
“Udah, enggak usah elo pikirin…” kata seohyun
“Iya. Lebih baik elo harus nunjukin sikap happy, sehingga enggak mencolok kalau elo sebenarnya suka ama kyuhyun…”
Yuri menghela napas panjang.
“Gimana? Kita balik ke kantin lagi?” tamya tiffany
“Enggak akh…” yuri menolak
“Kenapa?”
“Enggak enak…”
“Wah, batal dong elo traktir kita.”
“Nanti istirahat kan bias…”
“Bener ya?”
“Iya. Gue janji…”
“Ya udah kalau gitu.”
“Tapi elo berdua janji ya?” pinta yuri
“Janji apaan?”
“Elo berdua akan selalu ngedukung gue.”
“Siiiiip Lakh...!!

Pagi yang cukup cerah ini membuat kyuhyun sedikit bersemangat untuk berangkat sekolah, sambil menunggu sunny yang belum juga keluar rumah kyuhyun melamun sambil senyum-senyum sendiri…
“oppa, kenapa oppa senyum-senyum seperti itu?” Tanya sunny ketika melihat kyuhyun senyum-senyum sendiri di atas motorspotnya.
“Aniya, aku hanya…???, apa ya aku sendiri enggak tahu lagi mikirin apa barusan!”  ungkap kyuhyun sambil tersenyum
“Hhmmm…jangan-jangan lagi mikirin eonnie cantik yang kemarin ketemu  di jalan ya” selidik sunny
“Hahh..yaang bener aja oppa mikirin wanita judes kek gitu!”  bela kyuhyun
“Yang bener, judes kek gitu juga dia cantik loh ppa” sersah sunny
“Udah akh, bawel banget sih dongsaengku yang satu ini, udah kesiangan nie.” Ucap kyu sambil mengelus-elus rambut sunny
“Ne..” jawab sunny sambil naik ke ata motor oppanya.

@sunny school
Setelah sampai di depan gerbang sekolah sunny dan dia turun dari motor kakaknya.
“Oppa, nanti oppa enggak usah jemput aku ya?” pinta
“Kenapa, mau pigi keluyuran” tuduh kyuhyun
“yheee,, siapa yang mau keluyuran, nanti itu sunny mau belajar kelompok ke rumah teman sunny, buat materi persentase lusa, sunny enggak enak kalau gak ikut, soalnya kan sunnya ketua kelompoknya hehe” jelas sunny sambil ketawa kecil”
“Ya udah, nanti pulangnya jangan ampe malam, okeyy.” Saran kyuhyun
“Okeey bosz” jawab  sunny
Lalu berlalu masuk ke dalam gedung sekolahnya.

Setelah selesai mengantar adiknya, kyuhyun langsung menuju sekolahnya, di perempatan jalan, dia bertemu lagi dengan mobil yuri. Tapi karena tidak ingin ribut dia hanya melewati mobil itu, tanpa memberi tanda sedikit pun.
Sementara yuri yang berada di dalam mobil itu hanya bisa menatap motor kyuhyun, hatinya merasa sakit karena kyuhyun saat  itu tidak mengiraukannya yang jelas-jelas memberikan tanda kalau dia akan lewat di samping kyuhyun, mengisyaratkan kyuhyun untuk sedikit menggeser letak motornya ke samping.
“Ya tuhan kenapa hati ini begitu sakit saat dia tidak menegurku di jalan,.
 “Ani, bukankah kami sedang bertengkar, mana mungkin dia menegurku.”
“Tapi walau hati kami lagi bertengkar kenapa hati inni rasanya sakit sekali.”
“ Mungkin kebenciannya begitu mendalam padaku”gumam yuri dalam hati.

@school
Setelah selesai memarkirkan motornya kyuhyun ingin baranjak ke kelas, tapi ada sebuah tangan yang menggengam lengannya dari belakang, saat dia berbalik, dia melihat senyum jessica mengembang kepadanya.
“Oh ternyata kamu sica!” kata kyuhyun
“Iya, aku mau mengajak kamu nanti siang temmenin aku ke mall, gimana ?
“Gimana iya??” ucap kyuhyun sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal
“Bisa enggak?” desak sica
“Hhmm ya deh. Tapi jangan terlalu lama iya, soalnya nanti aku masih mau kerja lagi”Ucap kyuhyun sambil mencubit pipi sica dengan gemas.
“Pasti…”  kata sica meyakinkan kyuhyun
Lalu menggandeng tangan kyuhyun menuju ke kelas mereka.

Tapi tanpa mereka sadari, sepasang mata sedang memperhatikan mereka dari dalam mobil, dia adlah yuriyang sejak sampai tadi tidak keluar dari mobilnya saat dia melihat jessica datang mendekati kyuhyun.
Setetes air mata jatuh kepangkuannya melihat kemesraan dua insan di hadapannya itu.
setelah merenung begitu lama, akhirnya dia keluar dari dalam mobilnya dan berjalan menuju kelasnya. Saat tiba di kelas.
Dia langsung di hampiri oleh  dua orang temannya yang baru beberrapa hari ini di kenal.
“Haii yuri” ucap keduanya
“Haii juga.” Jawab yuri dengan senyum sedikit dipaksakan
“Elo kenapa Yul, datang-datang kok langsung manyun gitu? Tanya seohyun
“Iya Yul, elo lagi ada  masalah apa lagi ?” timpal fany
“Gue, Gue,,,,,”
“Ya elo kenapa?” selidik keduanya
“Ceritanya nanti aja deh, enggak enak cerita disini” kata yuri
“Bagaimana kalau kita nanti ke mall, sambil cerita-cerita disana? Usul fany
“Boleh juga” jawab yuri  dan seohyun
Kemudian mereka ketawa bareng..




@MALL
Yuri dan  kedua temannya yang tadi ketawa-tawa tiba-tiba langsung terdiam bagai habis tersambar petir, melihat kyuhyun dam jessica juga ada di mall tersebut sedang makan bersama, sambil sica menyuapi kyuhyun.
“Udah yul, bagaimana kalau kita pindah ke café lain aja?” Tanya fany menyadarkan lamunan yuri dan seohyun.
“Iya, kita ke café sebelah aja yuk, disana lebih asiyk.” Timpal seohyun
Ketika keduanya hampir beranjak dari tempat mereka berdiri tadi, tiba-tiba yuri menahan tangan kedua sahabatnya itu.
“Kita disini aja, aku enggak pa-pa koq” kata yuri
“beneran yul, kita pulang aja pun enggak pa-pa kok.” Jawab keduanya
“Beneren lah, masa bohong sih.,” kata yuri  sambil tertawa kecil untuk meyakinkan sahabatnya kalau dia baik-baik saja, meski dalam hatinya sangat sakit, sampe rasanya dia mau menghampiri kedua insan yang tengah bermesraan itu.
Saat mereka ingin duduk, di belakang tempat duduk kyuhyun dan jessica, kyuhyun kaget melihat yuri dan teman-temanya, di tatapnya yuri dan saat yang bersamaan yuri juga sedang  menatap ke arahnya, kedua mata itu pun beradu dalam waktu yang singkat, sampai kyuhyun di kagetkan oleh sica yang ingin menyuapinya lagi, yuri hanya bisa menghela napas sambil duduk di samping teman-temannya.
“ya tuhan, kenapa aku harus melihat pemandangan yang begitu menyesakkan ini, aku sungguh enggak tahan kalau seperti ini terus.”batin yuri
“Gue ke toilet bentar iya” ucap yuri kepada kedua temannya yang hanya mengangguk menjawabnya.
@Toilet
karena begitu terburu-buru ingin masuk ke dalam toilet dan ingin menumpahakan seluruh air matanya yang sedari tadi di tahannya sejak melihat kyuhyun dan sica bermesraan di depan matanya.
Tiba-tiba….
Brugh !!
“AOuh” ucap yuri saat menaprak seseorang yang tidak dikenalnya kaena dia memang tidak mau melihat orang itu, karena takut ketahuan menangis.
“mianhae, Kamu enggak pa-pa kan, ada yang sakit enngak ?” ucap kyuhyun tanpa mengetahui wajah gadis yang di tabraknya itu.
“Suara itu, ya suara itu” kata yuri sambil melihat orang tersebut karena dia pikir dia begitu mengenal suara itu.
Tapi….
“Kamuuu…” kata yuri sambil air matanya keluar karena sudah tidak tahan lagi menahannya
“maaf, aku tidak kurang hati-hati tadi” ucap kyuhyun lembut karena kasihan melihat gadis yang selalu membuat hatinya menjadi tak menentu, meskipun dia belum bisa mengertikan rasa tersebut.
“Kenpa kamu menangis” timpal kyuhyun karena pernyataan dia sebelumnya tidak juga di jawab oleh yuri.
“Puuass kamu sekarang, setelah membuat aku seperti ini.” Kata yuri sambil berlari ke dalam toilet, karena dia tidak mau kyuhyun tahu tentang perasaannya.
Kyuhyun hanya diam mematung mendengar perkataan yuri, dia merasa bersalah yang entah apa salah cewek itu terhadapnya, tapi dia merasa seolah memang dia yang membuat cewek itu menangis, tanpa mengerti maksud dari kata-kata tersebut. Dan akhirnya dia memutuskan untuk mengajak sica pulang karena takut kalau lama-lama dia akan berantam lagi dengan yuri dan karena dia harus pergi kerja juga tentunya.


Gimana change dah mulai bosan iya, tapi tenang aja jangan kalau komentnya enggak banyak aku juga akan malas sendiri tuk lanjutinnya
hehe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar